[Dedicated for all Ewtif Essago]
Terdiam kami di ujung penantian
Mendamba gemerlap panggung
Mengukir kemenangan
Segenggam harapan terpanggul dalam tiap-tiap badan
Membuncah penuh arti
Lebih dahsyat dari kembang api
Pejuang kami merintih tersakiti
Tatkala pisaumu menyayat semangat nurani
Matamu telah terbutakan, begitulah adanya
Dan semangatku terkorbankan
Padam tanpa pernah membara
Jangan mencoba hentikan kami, Bapak
Kami pemuda yang kelaparan
Jangan mencoba halangi kami, Bapak
Kami pasukan yang siap berlaga di medan perang
Jangan mencoba campakkan kami, Bapak
Kami hanya ingin lebih dekat dengan kemenangan



Tidak ada komentar:
Posting Komentar