Bentangan nafasmu tak pernah sampai ke telingaku
Membeku di tengah malam bersalju
Tenggelam jauh diantara keheningan malam
Kemudian terpisah berserakan
Tenggelam jauh diantara keheningan malam
Kemudian terpisah berserakan
Kini, kita terduduk pada sisi yang berjauhan
Saling bertolak belakang
Tanpa sekalipun kau menoleh
Menatap wajah dengan noda jelaga yang tertoreh
Aku tak akan mencoba memaki Tuhan
Karena melahirkanku tak semenawan kanvas terbalut goresan
tinta
Karena jelmaanku tak setampan siluet senja
Palingkan wajahmu
Sebab kau akan jauh meninggalkan kedamaian
Hapuskan ingatmu
Karena hanya gemuruh badai yang kan kau temukan
Abaikan aku
Karena diriku selalu berada di luar jangkauan



Tidak ada komentar:
Posting Komentar