Jumat, 08 Juni 2012

Sedikit Soal Yoon Baek Hee


Yoon Baek Hee merupakan salah satu karakter fiksi dalam serial drama Korea “Dream High”, keluaran KBS, yang diperankan oleh Ham Eun-Jung (T-ARA). Sebenarnya lead character dalam drama ini totalnya ada 6 orang, yang semuanya secara fisik sangat oke dengan kepribadian yang berbeda-beda dan bakat yang menakjubkan. Tapi, menurutku Yoon Baek Hee adalah karakter yang lumayan menyedot perhatian, kompleks, dan juga mengalami metamorfosa kepribadian yang menarik. Dan aku menjadi begitu bersemangat untuk membahasnya :D


Pada awalnya Baek Hee terkesan ‘bukan siapa-siapa.’ Dia hanyalah gadis lugu yang meniru apapun yang dilakukan sahabatnya (dia pikir begitu), Go Hye Mi. Baek Hee seperti tidak punya pendirian. Mengekor kemana pun Hye Mi pergi, bilang ‘ya’ saat Hye Mi bilang ‘ya’, dan bilang ‘tidak’ saat Hye Mi bilang tidak. Dia juga kurang mendapat perhatian dari ibunya (dia pernah menagatakan “Ibuku lebih senang melihat pelanggan supermarket daripada melihat anaknya tampil”). Aku tidak berpikir bahwa Baek Hee memiliki peran penting disana. Bahwa dia bukanlah karakter pembantu yang cuma muncul di satu sesi. Bahwa suatu saat dia akan menjadi seseorang yang sangat berbahaya.


Efek Pengkhianatan


Siapa sangka si kelinci jinak itu bisa berubah menjadi ular berbisa? Well, aku berusaha tidak memunculkan efek lebay disini -_- Tapi beneran! Setelah dia dikhianati oleh Go Hye Mi yang tadinya dianggap benar-benar sahabatnya, dinding kokoh itu runtuh. Sebagai gantinya muncul bibit permusuhan yang terus tumbuh seiring berkembangnya waktu. Dan tara! Penampilan Yoon Baek Hee pun berubah.


Lebih fresh *plak* Kenaifan Baek Hee memang sudah lebih luntur sekarang. Rupanya rasa sakit akibat pengkhianatan itu membekas begitu dalam. Akan tetapi dia masih belum ‘tercemar’ di empat episode awal. Err.. sebenarnya sudah, sih *gak konsisten* Dalam sebuah episode dimana disitu diceritakan Baek Hee berusaha untuk bisa melakukan solo perform, seorang guru memberinya satu nasihat yang mengubah prinsipnya. Kira-kira begini, “Kamu tahu apa yang lebih penting daripada persahabatan disini? Yaitu saingan. Saingan yang harus kamu patahkan dan remukkan.” And voila! She’s changed!

Berbagai Tindakan Kriminal Dilakukan

Efek positifnya langsung tampak. Yoon Baek Hee yang lemah menjelma menjadi sosok yang sangat kuat dan sulit dilawan. Skill menyanyi dan dance-nya meningkat sangat pesat. Segala macam latihan keras dijalani demi satu tujuan: mengalahkan Go Hye Mi. Alhasil, dia masuk dalam jajaran murid yang sudah berhasil melakukan debut pada awal semester pertama. Jauh melampau Hye Mi yang berbalik tertinggal di belakang. Namun di lain sisi Baek Hee berubah kejam. Dia menaruh paku pinset di dalam sepatu seorang siswi hanya untuk menggantikan posisinya. Dia berusaha menjatuhkan pot ke kepala seseorang saat khawatir kedudukannya terancam. Dia berpuas diri pada titik kesuksesannya, lalu belajar meremehkan. Dia menjiplak lagu milik orang lain ketika tempatnya di Grup Musik K terancam diganti. Dan seperti yang Hye Mi katakan, “Tidak ada yang akan melakukan semua itu kecuali dia telah berubah menjadi monster. Dia telah tinggal di neraka.”

Saat Kebaikan Membuatnya Sadar


Pada dasarnya, standart Baek Hee memang masih di bawah Hye Mi. Hal itulah yang membuat presiden produsernya berinisiatif untuk meresign Baek Hee. Semua tuntutan ini membuatnya terpuruk. Dia tidak mau menerima kenyataan bahwa setelah kerja keras yang dilakukannya selama ini, semuanya harus berakhir sia-sia. Dia tidak mau karirnya berakhir, mengingat dia telah membangunnya dengan susah payah. Dan demi mengembalikan miliknya, Baek Hee bersedia melakukan apapun. Sialnya hal itu dimanfaatkan secara tak bermoral oleh sang presiden. Dia memaksa Baek Hee dan (hampir) melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya. Untung sekali malapetaka itu gagal berkat pertolongan seseorang.

Hidupnya berubah menjadi tragedi karena serentetan kejadian itu mengahantui hari-harinya. Baek Hee terasingkan dari pergaulan setelah seisi sekolah mengetahui dia menjiplak lagu. Namun Hye Mi (yang sudah berubah) dengan setia duduk sebangku dengannya saat makan siang. Baek Hee menjadi bahan gunjingan begitu skandalnya dengan presiden tersebar di internet. Namun Guru Shi dengan setia menemaninya melakukan kelas private malam—setiap hari (karena alasan Baek Hee merasa tertekan bertemu teman-temannya). Baek Hee sudah hampir bunuh diri ketika dia berencana dimutasi dari grupnya, namun berhasil digagalkan oleh Hye Mi. Yang kemudian mengantarkannya pada kesadaran di akhir. Bahwa “Aku sekarang takut melakukan sesuatu yang ilegal. Aku merasa sangat dingin, sangat kejam, dan sangat kesepian.” Untuk yang terakhir kalinya, Yoon Baek Hee kembali berubah.



Memang, tidak bisa dipungkiri jika suksesnya peran Yoon Baek Hee adalah berkat kelihaian akting Eun-Jung. Thums up for her! Banyak teman-temanku yang berhasil dibuat jengkel dengan Yoon Baek Hee. Oleh keambiusannya, oleh overpowernya, oleh kemunafikannya. Namun entah kenapa aku melihat sesuatu yang berbeda darinya. Bahwa sejak aku melihatnya pertama muncul sebagai seorang gadis lugu, sampai perubahan karier menjadi guru seni Sekolah Kirin yang tegas di akhir episode—menurutku dia tidak pernah menjadi monster. Dia hanya... sedang tersesat :)



Glory, Yoon Baek Hee!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar